Kulit Kering? Atasi dengan Alpukat
Buah ini sangat terkenal di Meksiko. Berbeda dengan di Indonesia, alpukat yang biasa diolah menjadi jus minuman, justru di Meksiko diolah menjadi sambal atau saus dengan campuran cabe jalapeno. Alpukat mempunyai efek digestive, emmenagogue, antibakteri, antioksidan, antijamur, pektoral, stomachic, anthelmintic, antiperiodik, antidiare.
Khasiat dari alpukat sangat banyak. Daun alpukat dapat digunakan sebagai obat batu ginjal, rematik, sakit kepala, dan nyeri lambung. Daging buah untuk obat sariawan dan melembabkan kulit kering. Biji yang dibuat serbuk sering dipakai untuk meringankan sakit gigi. Minyak biji alpukatnya kaya vitamin A, B1, B2, B5, E, asam amino, asam lemak esensial, protein, dan lesitin. Minyak ini sebagai antioksidan, melindungi dari sinar ultraviolet, dan mencegah penuaan dini. Avocad oil juga dipercaya menghaluskan kerutan, merangsang regenarasi kulit, melembabkan, dan bersifat antibakteri. Nah, oleh karena itulah buah ini cocok digunakan sebagai masker atau lulur pencegah penuaan dini.
Cara sederhana membuat lulur alpukat:
Lumatkan daging alpukat yang matang dengan garpu lalu oleskan pada wajah. Biarkan selama 30 menit lalu bilas dengan air hangat atau air mawar menggunakan kapas (air dingin biasa pun bisa). Tapi jika jenis kulit anda normal maka anda bisa tambahkan putih telur yang dikocok sebentar. Bagi anda yang memiliki jenis kulit lembab maka anda harus menambahkan madu lalu aduk rata dengan hancuran daging alpukat dan putih telur kocok.
Tahukah kamu? Alpukat punya banyak nama di berbagai daerah, di antaranya: Apokat (Jawa), Apuket, jambu wolanda (Sunda), Apokad (Melayu), Jamboo pokat (Medan), Pookat (Lampung), Persea americana (Latin), Yiu lie (China), Avocado, Aligator pear (Inggris), Aguacate (Spanyol).
Jadi, selamat menncoba ya ^^
Salam Herbal..
